Artificial Pollination – Orchid Edition

Holla,Β  πŸ˜€

Ini tulisan pertamaku di awal bulan maret.Β  Hari ini mau ngebahas tentang “Pollination” atau penyerbukan. Untuk permasalahan kali ini ruang lingkup pembicaraannya kita persempit aja yah… :D. Kita batasi permasalahan nya ke ruang lingkup tanaman anggrek. *Berasa lagi nyusun Tugas Akhir, Pakai acara batasan masalah segala πŸ™‚ tapi salahnya mahasiswa salju (salah jurusan) Hahahahah* Anak TI tapi Hoby berkebun dan pembahasannya tentang bunga dan kebun semua. Salju Banget kan πŸ˜€Β  hahahaha

Tapi sebelum kita membahas bagai mana cara penyerbukan pada bunga anggrek, kita agak senggol – senggol dikit masalah penyerbukan, Tapi gak seluruhnya. Sikit aja senggolnya. Pembahasan lebih lengkap kapan – kapan deh ya πŸ˜€

Penyerbukan ialah: Suatu Proses Pembuahan yang terjadi pada bunga,, Dimana pembuahan ini terjadi akibat jatuhnya serbuk sari ke kepala putik yang berasal dari bunga itu sendiri atau dari bunga lain pada jenis tumbuhan yang sama. Proses pembuahan ini biasanya terjadi untuk memperbanyak anakan atau benih bunga tersebut, maupunΒ  proses untuk menghasilkan buah. Penyerbukan terbagi menjadi 2 yakni:

  1. Β Penyerbukan Alami.
    Penyerbukan alami suatu proses penyerbukan pada tumbuhan yang di lakukan sendiri maupun dibantu oleh alam. Contohnya seperti Penyerbukan yang di bantu oleh angin, air atau serangga.
  2. Penyerbukan Buatan.
    Penyerbukan buatan yakni suatu proses penyerbukan pada tumbuhan yang dimana proses tersebut dibantu oleh manusia.

Sedangkan Penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari dibagi menjadi:

  1. Β Autogami (Penyerbukan sendiri): Dimana proses serbuk sari yang diperoleh dalam penyerbukan tersebut berasal dari rumah/bunga itu sendiri.
  2. Geitonogami (Penyerbukan tetangga) : Serbuk sari yang diperoleh, berasal dari kepala putik bunga yang lain tetapi masih berada dalam satu pohon yang sama
  3. Alogami (Penyerbukan silang): Serbuk sari yang diperoleh berasal dari kepala putik tumbuhan/ pohon yang lain tetapi masih dalam jenis tumbuhan yang sama.

Pembahasan tentang penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari bakalan di lanjut lagi, soalnya di praktekan secara langsung ;). Baca terus yaaaa. πŸ˜€

Hari selasa kemaren, Berhubung Bunga anggrek ku lagi mulai berbunga, pengen do it something deh. Ini dia bunganya

DSC01664

DSC01665

DSC01663

Dan berhubung dari Kemaren – kemaren aku selalu gagal terus manen benih anggrek yang udah aku silangkan *Keburu pecah dan jatuh benihnya*. Jadinya kemaren tuh aku mulai menjalankan misi ini kembali. “MENYERBUKAN ANGGREK” :D. *berharap kali ini benihnya dapet dipanen sebelum keburu pecah*

Alat – alat yang aku gunakan yakni:

  • Tissue
  • Jarum Pentul/ Jarum Jahit
  • Alkohol 70%
  • cutton bud (Sebenernya sih gak terlalu diperlukan :D)

DSC01616

Gambar: Alat yang digunakan untuk penyerbukan buatan

Nahh selanjutnya kita bahas stepΒ  by step cara penyerbukan buatannya ya.

  1. Β Yang pertama kali harus dilakukan ialah mensteril-kan Jarum pentul, karena jarum pentul sebagai alat yang paling berperan penting dalam proses penyerbukan ini. Basahi tissue dengan larutan alkohol 70%, Lalu lap jarum pentul/ jarum jahit tersebut.
  2. Setelah itu, kita akan memasuki tahap yang paling penting. Tahap dimana kita mulai melakukan penyerbukan. Tapi sebelum itu, sebaiknya terlebih dahulu kita memilih bunga yang cocok untuk kita serbuk-kan maupun kita kawin silangkan. Sebaiknya kita menggunakan bunga anggrek yang:
  • Bunga Anggrek yang paling dominan. Dominan disini maksudnya, anggrek yang warna -nya paling bagus. πŸ˜€ . Soalnya kita kan menginginkan benih/ anakan dari jenis bunga anggrek yang cantik kan???
  • Bunga Anggrek itu harus kuat dan tahan akan hama. Ya, Kita Juga menginginkan anggrek dengan sifat dominan dari parental maupun hasil F1 yang lebih bagus dari parental-nya kan πŸ˜€
  • Pilih bunga Anggrek yang Baru mekar diantara tangkai tangkai anggrek. Soalnya bila kita gunakan bunga anggrek yang duluan mekar untuk penyerbukannya, maka bunganya ga bakal tahan lama. Soalnya bunganya udah berumur / lebih tua. πŸ™‚ Ataupun misalnya jenis dominan ada di tangkai anggrek di tempat yang lain (dalam satu rumah/ pohon yang sama, maka dapat kita silangkan ke tangkai satunya) disininilah letak pembahasan penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya, atau dalam pembahasan biologi disebut Geitonogami
  • Apabila ingin menghasilkan anakan anggrek dengan variasi jenis maupun warna yang baru. Kawin silangkan (Alogami),dengan jenis dan warna yang kita kehendaki.

Kan bener kan, Kita nyenggol – nyenggol masalah jenis penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari πŸ˜€ Nah dibawah ini adalahh anggrek yang bakalan aku kawin kan. πŸ˜€
DSC01618

  • Β Nah setelah memilih jenis anggrek, selanjutnya yang kita lakukan adalah buka penutup benang sari bunga anggrek tersebut sehingga kita bisa memasukan serbuk sari ke kepala putiknya. Dan yang jadi masalah adalah dimanakah benang sari dan kepala putiknya?? dengdingdengggg…… :D. Serbuk sari bunga anggrek itu tersimpan di suatu wadah dari bagian bunga tersebut, dan wadah itu sebenernya sering kita lihat. πŸ˜€ Dan disinilah diaDSC01619
    Udah Nampak?? πŸ˜€Β  Itu loh di bagian yang menonjol di bunga anggreknya. Itu merupakan Penutup serbuk sari bunga anggrek. Dan apabila kita buka penutup itu maka kita akan mendapatkan Serbuk sarinya. Serbuk sarinya biasanya berada pada bagian penutup serbuk sari. Warnanya kuning.Β  Sedangkan kepala putik bunga anggrek berada pada bagian dalam bunga anggrek. Kepala putik anggrek ini bener bener tersembunyi. Dan sebenarnya, Anggrek adalah bunga yang tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri. Anggrek hanya dapat melakukan perkawinan melalui bantuan serangga ataupun bantuan manusia. Ya karna itu tadi, letak kepala putik sama benang sarinya berjauhan dan sama sama di bagian atas. Ini dia gambar Letak Kepala Putik:DSC01622
    Kepala putik letaknya di belakang serbuk sari, Apabila kita raba dan lihat bentuk dan rupanya seperti cekungan kecil.
    Sedangkan gambar untuk serbuk sarinya Gambar pas ngebuka tutup serbuk sari gak sempat terambil. soalnya susah banget, mau snapshoot gambar sambil megangΒ  jarum dan buka penutup serbuk sari. Tapi sebelum membuka kepala putik, kita sebaiknya terlebih dahulu melumuri jarum pentul/ jarum jahit kita kedalam cairan yang terdapat didalam kepala putik, Cairannya itu kental, berwarna putih, seperti lem. Fungsinya disini iyalah, sebagai media perekat, supaya serbuk sarinya tidak terjatuh saat kita ambil. πŸ™‚
    Ini dia gambar nya. πŸ™‚ ini gambar penutup serbuk saruΒ  yang udah di ambil dan beberapa gambar serbuk sarinya:DSC01630DSC01632DSC01633DSC01629DSC01625
    NB: Gambar yang Kecil imut – imut warna kuning itu, adalah gambar serbuk sarinya πŸ˜€
  • Setelalah itu, baru deh kita tempelkan si imut imut warna kuning itu *read: serbuk sari-nya* ke kepala putik. Tinggal di tempein gitu aja ya, tapi agak daleman dikit. πŸ˜€
    Ini dia pict serbuk sari yang aku tempelin ke kepala putiknya:

DSC01628

DSC01627

Bagian hitam yang menonjol itu adalah serbuk sari yang baru ku tempelin :D. Done deh proses penyerbukannya. Apabila penyerbukan kita berhasil, Bunga anggrek kita itu dalam 2-3 hari mulai layu, dan apabila bunga itu bertahan, dalam waktu 1 minggu pada bagian tungkai penghubung antara bunga dengan batang, akan gembung kecil. Kalau gak bertahan sih biasanya langsung gugur. Lalu apabila prosesnya berhasil, lama kelamaan tungkai itu bakalan membesar. Dan apabila jabang benih udah mateng, warnanya akan berubah kecoklatan. Biasanya kalau proses pemasakan, memakan waktu sampai 2-3 bulan untuk pematangannya. πŸ˜€
Setelah 2-3 bulan/ sampai buah nya mulai kecoklatan, sebaiknya kita siap siaga untuk segera memanen buahnya, jangan sampai pecah seperti punyaku dulu. Setelah itu sih masih ada tahap selanjutnya. πŸ˜€ nanti deh kalau bunga anggrek punya ku yang kemaren baru di kawinkan sudah berbuah dan masak, bakalan kita bahas lebih lanjut.

Berhubung Baru saja aku serbukin hari selasa kemaren, jadi belum ada muncul buntelannya. masih layunya doank. Belum sempat di snapshoot :p. Tapi untung saja, foto penyerbukan yang punya beberapa bulan kemaren ada. :D.
Tapi foto buahnya yang sudah pecah kematengan sih. Setidaknya untuk memberitahukan bagaimana nanti bentuk bunga anggreknya apabila proses penyerbukannya berhasil. :D.
Ini dia pict-nya :

DSC01364

DSC01365

Oh ya kemaren tuh aku sempet nyerbukin 2 jenis bunga anggrek dendrobium dengan warna yang berbeda. Warna hijau dengan warna coklat. Serbuk sari bunga anggrek dendrobium hijau, aku tempelin ke kepala putik bunga anggrek dendrobium yang berwarna hijau. Dengan harapan, nanti hasil anakannya dapat berubah warna menjadi hijau ada layer coklat atau gimana gitu πŸ˜€ hahahah, tapi keburu pecah. Jadi gak jadi deh. 😦 . Ntar aku coba lagi deh. πŸ˜€ Hahahah

Author by: Chitra M. Utami

Advertisements

18 thoughts on “Artificial Pollination – Orchid Edition

  1. Apresiasi untuk ketelatenan Chitra, pentahapannya jugadetail. bukan ‘salju’ Chitra, tapi anda multi talent, pembelajar IT yang hobi berkebun. Salam

  2. Thank you for visiting my blog today. I appreciate the time you took to stop by. May your day be filled with joy and peace.
    BE ENCOURAGED! BE BLESSED!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s