Renungan – Kita Bukan Palestina, Tapi Kita Sesama Manusia

Sore ini, saat aku pergi keluar sama mama untuk membeli takjil untuk berbuka terlihat olehku beberapa orang anak – anak yang sedang berlari membawa tongkat – tongkat kayu. Mereka memegang tongkat kayu seolah olah itu adalah sebuah senjata, menyandangnya dan berpura seolah – olah sedang membidik lawan. Ya…., pasti mereka sedang bermain perang – perangan. Hanya senyum getir serta helaan nafas yang saat itu dapat aku tunjukan, saat melihat keceriaan anak – anak tersebut bermain ceria, berlari, dan bercanda. Seketika itu aku membayangkan anak – anak di Gaza, Palestina.

Kubandingkan mereka, anak -anak Indonesia yang sedang bermain perang – perangan bersama teman sebayanya, dengan anak – anak palestina yang sebayaan dengan mereka. Suangguh sangat jauh, Bagaikan langit dan bumi. Saat anak – anak Indonesia memainkan perang perangan tersebut dengan tawa canda, di belahan dunia yang lain -di palestina pastinya- anak – anak palestina yang sebayaan dengan mereka sedang ” Benar – benar menyaksikan perang??? Benar benar melihat peperangan di depan hidung mereka. menyaksikan secara langsung orang – orang yang mereka cintai meninggal karena berperang. Dimana akibat peperangan tersebut sesungguhnya membuat hati mereka sakit sehingga secara tidak langsung memantapkan diri mereka untuk ikut berperang??? “, ya….. berperang untuk mereka yang cintai, berperang untuk mempertahankan diri, berperang untuk memenangkan hak hak mereka. Berperang untuk kebenaran. Beruntung sekali kalian anak – anak Indonesia….., tidakkah kalian tahu di belahan bumi lainnya ada teman – teman kalian yang benar benar berperang untuk bertahan hidup?? berperang untuk mempertahankan hak hak mereka?? Berperang untuk mempertahankan kebenaran.

Sesungguhnya banyak nikmat lainnya yang kita ” Bangsa Indonesia” bisa nikmati dan syukuri jika di bandingkan dengan saudara saudara kita di gaza, Palestina. Nikmat karena bisa hidup aman, nikmat karena bisa bermain ceria berkumpul sama teman, Hangout sama teman teman, buka puasa bersama, bisa makan makanan yang enak, bisa tersenyum, bisa ber-internet ria, bisa meluangkan waktu untuk membaca dan melakukan hal – hal yang kita sukai.  Lihatlah saudara kita di palestina???

Terkadang aku heran melihat ada orang – orang bahkan sesama umat muslim sekalipun, ada yang menyudutkan palestina karena ini semua, Hai, teman temanku semua, khusunya yang sesama muslim. Tidakkah kalian membaca al-quran dan berusaha memahami artinya???  Ya memang, peperangan antara palestina dan israel memang sudah di tetapkan oleh allah.

Tapi sekali lagi, seperti tulisanku di awal. ( yang bisa dibaca disini ) tidakkah kita bersikap lebih manusiawi??? Ya, kita bukan lah keturunan Palestina, Kita tidak lahir di palestina, dan mungkin ya agama kita berbeda dengan agama masyarakat yang banyak dianut warga Palestina, Dan yaaa kita ga ada ikatan darah dengan warga palestina. tapi kita tetaplah sama – sama manusia. Sama sama memiliki hak untuk hidup dengan aman dan layak. Sama sama bernafas, sama sama membutuhkan makan, Yaaa kita manusia. Bukankah dipelajaran sosiologi jelas dikatakan bahwasanya ” Manusia adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, Manusia membutuhkan bantuan orang lain???” dan oleh karena itu yaaa sebagai Manusia kita harus saling menolong. Lupakan semua perbedaan yang ada, Ras, suku bangsa, negara, warna rambut, warna kulit, warna bola mata, bahasa.

” I see a HUMAN, but NOT HUMANITY “

Ya…, aku telah melihat banyak manusia yang ada di kehidupanku, di sekelilingku, di TV, Internet, dan di dunia. Tapi mungkin rasa kemanusiaan itu tidak sebanding jumlahnya dengan banyaknya manusia di bumi ini

Humanity

Kalaupun rasa kemanusiaan kalian ( orang orang yang acuh akan hal ini) tidak ada. Please jangan menyudutkan Palestina. please jangan menyalahkan mereka. Please jangan menjelekkan mereka, dan tolong jangan melarang orang – orang yang berniat baik seperti ingin menolong dengan memberikan dana atau memberikan bantuan kepada mereka. Please…. diam saja jikalau memang tidak suka.Dan Jangan pula anda menjelekkan meremehkan mereka yang mau membantu. Mungkin “anda” belum merasakan rasa sakitnya saat dikucilkan, rasa sakitnya saat tidak ada seorangpun yang perduli kepada anda. Please…

Advertisements

7 thoughts on “Renungan – Kita Bukan Palestina, Tapi Kita Sesama Manusia

  1. Tp alhamdulillah thn ini sdh jauuuh lbh byk pihak yg peduli dan melek masalah Gaza ini. Di socmed jauh lbh ramai. Beda skl sama yg bbrp thn lalu.

    • ia mba. tapi banyak juga orang orang dari indonesia yg ngejelek jelekin palestina. 😦 nyalahin palestina.
      kasian saya sama palestina saat baca komentar komentar mereka ke palestina. Kesell mba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s