Si Itik Buruk Rupa – Epilog

Haii hai haii… kedatangan kali ini bukan mau lanjut cerita pakistani men yang kemarin. Lagi dapet ide baru yang takutnya keburu lupa di tulis. Ntar ya sabar sabar ๐Ÿ™‚ kisah pakistani men bakal di lanjut kok. duduk manis.

 

ugly-duckling3

(Pict from wikipedia)

Kali ini aku mau cerita tentang… ya sesuai tema page yakni Si Itik Buruk Rupa. ย Kalian pasti tau kan cerita tentang Itik yang buruk rupa??? Sebuah kisah klasik karya penulis cerita anak – anak ternama yang namanya sudah sangat terkenal di seluruh dunia. ย Yakni Hans Christian Anderson, yang merupakan pria kelahiran Odense- Denmark.ย pada 2 Aprik 1805 . Dalam cerita itik buruk rupa Hans Christian Anderson, diceritakan bahwa ada seekor induk itik yang memiliki beberapa butir telur yang sedang ia eram. Nah setelah telur telur itu menetas…., ada seekor anak itik yang terlihat berbeda jika dibandingkan anak – anak itik lainnya. Parasnya dan bulunya sangat berbeda, tidak seperti saudara – saudara itiknya. Setiap hari hidupnya dikucilkan, diejek. tidak hanya diejek oleh teman – temannya, tetapi juga di kucilkan, diejek dan dikucilkan oleh saudara – saudaranya bahkan ibunya sendiri. Namun pada suatu hari…, barulah kebenaran terungkap. Jikalau sebenarnya itik buruk rupa itu bukanlah seekor itik, melainkan seekor angsa.

 

Nahh… jadi intinya disini nanti aku akan menceritakan tentang kehidupanku. Kehidupanku dari jaman dulu hingga sekarang. ย Bagi yang kenal sama aku, tau aku, pernah ketemu, pernah temenan sama aku, atau sudah jadi temen aku dari jaman sd. pasti kalian akan tahu aku. ย ๐Ÿ˜‰ Bagaimana aku yang dulu dan yang sekarang. Kalau kata Christina Aguilera dalam lagu Reflection-nya

 

“Look at me….You may think you see Who I really am.ย But you’ll never know me”

Sebenernya kisah itik buruk rupa ini bener bener untuk aku banget. Banget deh….. beneran. Kalau aku ceritain pasti kalian gak percaya deh, soalnya ย temen – temen baikku, sahabat – sahabatku ( sahabat yang baru aku temukan saaat aku kuliah) gak percaya akan kebenaran ini. Dan aku juga yakin, kalian juga pasti tidak akan percaya. Nah penasaran?? penasaran??. ^_^ Sebenernya ini kisah pilu yang ga mau aku ceritain. Sedih banget loh. Tapi, karena saran dari mama, kak rofika dan my bestfriend who always support me ( Thilai, and Bella) aku memberanikan diri untuk menulis kisah pilu diriku sendiri. Yaa…, awal yang pilu dan menyakitkan bagiku. tapi kurasa tidak untuk teman – temanku. bahkan mungkin tidak ada pengaruhnya. ๐Ÿ™‚ Ntah la, Ntah mereka ingat aku atau tidak. Atau ya akankan selama aku bersekolah dengan teman – teman sekolahku mereka menyadari keberadaanku atau tidak? Ntah lah…, aku tidak begitu yakin. Tapi yang pasti, karena dorongan dan support dari mama, kakak dan sahabat – sahabat baikku aku benar – benar yakin akan menulis ini. Selain itu.., aku ingin tulisanku ini menjadi motifasi bagi itik – itik buruk rupa seperti diriku yang ada diluar sana. yang merasa sendirian, yang terabaikan. Tenang saudara – saudara itik buruk rupaku. Kalian tidak sendiri. Aku disini, menulis ini untuk menyatukan kita. Kalian tidak sendiri. ๐Ÿ™‚ Baiklah… akan kita bahas di postingan selanjutnya ya. soalnya ini masih epilognya.

 

-Chitra. M.U

 

Advertisements

3 thoughts on “Si Itik Buruk Rupa – Epilog

  1. Boleh saya tanya siapa nama pakistani itu?karna sy jg pnya hub dngan orang pakistan sdh 4 thn.dia jg krja sambil kuliah…..plzzz!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s